Senin, 03 Desember 2012

Tugas matakuliah Metode Riset

BAB IV GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN 4.1. Sejarah Singkat Perusahaan PT. Jujur Jaya Sakti didirikan pada awal tahun 1972 dengan nama UD. Jujur Jaya yang bergerak pada bidang otomotof yaitu jual beli sepeda motor Honda hingga pada tahun 1980. Pada tahun 1980, UD. Jujur Jaya berganti nama menjadi PT. Jujur Jaya dan beralih menjadi jual beli Mobil Daihatsu dan menjadi dealer resmi Daihatsu. Pergantian nama tersebut disebabkan karena peluang bisnis yang bergerak dibidang jual beli mobil lebih menguntungkan dari pada berbisnis dibidang jual beli sepeda motor. Seiring dengan perkembangan perusahaan, pada tahun 1996 PT. Jujur Jaya berganti nama menjadi PT. Taruna Sakti Motor. Pergantian nama tersebut diakibatkan oleh adanya pertambahan pemegang saham yang baru, yang awalnya saham tersebut hanya dipegang oleh Bapak Sudirjo Aliman sendiri, sehingga pemegang saham terbagi menjadi dua orang yaitu, Bapak Hardianto Herlim yaitu saudara kandung dari Bapak Sudirjo Aliman dengan Bapak Sudirjo Aliman sendiri sampai dengan pada tahun 2007 Bapak Hardianto Herlim memisahkan diri dikarenakan ingin membangun perusahaan sendiri. Sehingga Bapak Sudirjo Aliman memberikan kuasa penuh kepada puteranya yaitu Bapaj Jhonny Aliman untuk memimpin perusahaan dan juga sebagai komisaris sampai saat ini, dan saat ini telah membangun showroom baru yang berlokasi tepat disamping kantor lama serta bengkel resmi PT. Jujur Jaya Sakti. 4.2. Struktur Organisasi Untuk dapat menjamin kelancaran kerja suatu perusahaan, mutlak diperlukan adanya pembagian tugas, tanggung jawab dan wewenang secara jelas di dalam perusahaan, kesimpang siuran dalam melaksanakan pekerjaan, tanggung jawab dan wewenang masing-masing bagian dapat diatasi melalui struktur dapat dilaksanakan secara efektif terarah dan terawasi. Untuk memenuhi syarat bagi pengawasan yang baik hendaklah dalam struktur organisasi terdapat pemisah fungsi-fungsi yang diharapkan dapat mencegah timbulnya kecurangan dalam perusahaan yang dilakukan secara tepat, akan menetapkan tanggung jawab kedalam bagian-bagian tersebut. Susunan personalia PT. Jujur Jaya Sakti di Makassar sesuai dengan struktur organisasi pada skema I, sebagai berikut: 1. Komisaris Utama 2. Kepala Cabang 3. Sekretaris / Manager Keuangan / Kasir 4. Supervisor 5. Kepala Bengkel 6. Marketing / Sales Counter 4.3. Uraian Tugas Adapun pembagian tugas dan susunan personalia PT. Jujur Jaya Sakti di Makassar sesuai dengan struktur organisasi skema I di atas adalah sebagai berikut: 1. Komisaris Utama a. Mengkoordinir berbagai kegiatan perusahaan ke arah pencapaian tujuan perusahaan. b. Meningkatkan kebijakan-kebijakan yang berorientasi kepada peningkatan atau pengembangan usaha perusahaan. c. Memotivasi karyawan, memperhatikan kesejahteraan dan keselamatan kerja. d. Bertanggung jawab atas segala kegiatan perusahaan baik intern maupun ekstern. 2. Kepala Cabang a. Membantu direktur utama dalam hal membuat program kerja perusahaan. b. Membuat perencanaan yang prospektif dan inovatif. c. Membantu direktur utama dalam kegiatan pengawasan/audit. d. Membuat perencanaan administrasi dan keuangan secara efektif dan efisien. e. Bertanggung jawab kepada direktur utama atas segala tugas yang dibebankan kepadanya. 3. Sekretaris/Manager Keuangan/Kasir a. Mengatur dan mengagendakan kegiatan kerja direktur utama secara efektif. b. Menjalankan kegiatan administrasi dan surat menyurat. c. Mengagendakan arsip-arsip perusahaan secara teratur dan komplit. d. Mengkoordinir berbagai kegiatan keuangan perusahaan. e. Membuat perencanaan sumber dan pengunaan keuangan secara efektif dan efeisien dengan tujuan mengoptimalkan keuntungan. f. Menerima uang hasil penjualan dari sales lalu setor ke rekening bank perusahaan. g. Melakukan kegiatan penarikan dan penagihan dana yang berupa piutang perusahaan. h. Membuat laporan pajak dan melakukan sesuai dengan kewajiban perusahaan. i. Bertanggung jawab atas segala kegiatan keuangan kepada direktur utama dan kepala cabang. 4. Supervisor a. Mengkoordinir tenaga sales dan melaksanakan kegiatan penjualan. b. Memotivasi tenaga sales, memperluas segmentasi pasar dan menganalisa kebutuhan pasar untuk meningkatkan volume penjualan. c. Melaksanakan kegiatan yang berhubungan dengan kelengkapan surat-surat kendaraan bermotor. d. Membuat program penjualan yang berorientasi pada persaingan pasar serta penguasaan pangsa pasar. e. Membantu kepala cabang dalam perekrutan karyawan baru. f. Bertanggung jawab kepada kepala cabang atas segala kegiatan penjualan kendaraan bermotor secara periodik. 5. Kepala Bengkel a. Melaksanakan kegiatan service kendaraan yang mengutamakan kualitas dan kepuasan konsumen. b. Menyediakan fasilitas dan sarana yang bisa menjamin kepuasan konsumen. c. Menyediakan dan menjual sparepart kendaraan bermotor yang di pasarkan perusahaan serta menjaga persediaan agar setiap saat dapat memenuhi permintaan konsumen. d. Bertanggung jawab kepada kepala cabang atas segala kegiatan pelayanan serta penjualan. 6. Marketing/Sales Counter a. Melaksanakan kegiatan penjualan. b. Melakukan stok barang. c. Mengecek kondisi barang dari ekspedisi. d. Memperluas segmentasi pasar dan menganalisa kebutuhan pasar untuk meningkatkan volume penjualan. e. Bertanggung jawab kepada supervisor atas segala kegiatan penjualan kendaraan bermotor secara periodik.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar