Sabtu, 04 Mei 2013

Proposal penelitian (Tugas softskill bahasa indonesia 2)

Nama: Herru Heermawan. NPM: 13210273. kelas: 3EA17. 1. Data penjualan motor Honda Jakarta - PT Astra Honda Motor (AHM) meluncurkan The All New Honda BeAT- FI dengan tampilan dan mesin handal yang telah mengadopsi teknologi injeksi terbaru di kelasnya. Kehadiran Honda BeAT telah diterima dengan sangat baik oleh masyarakat sehingga terbukti menjadi skutik terlaris di Indonesia. Perubahan besar pada model ini terlihat pada desain terbaru, mesin handal 110cc PGM-FI, dan fitur-fitur kenyamanan baru. Model ini salah satu bagian dari rencana perusahaan untuk mengimplementasikan teknologi ramah lingkungan pada produk-produk terbarunya seperti yang telah dideklarasikan pada November tahun lalu. Desain terbaru The All New Honda BeAT- FI diperkenalkan kembali sebagai salah satu bagian dari evolusi desain yang sporti dan stylish, namun tetap mempertahankan ukurannya yang compact. Desain baru ini mengusung konsep sport progresif dengan lekuk garis tajam mendeskripsikan karakter kecepatan. Dipadukan dengan inovasi teknologi tercipta sebuah desain terbaik dengan perbaikan fitur yang luar biasa. Mesin Injeksi Handal 110cc The All New Honda BeAT-FI dibekali mesin handal 110cc PGM-FI yang menghasilkan performa lebih baik, lebih efisien, dan ramah lingkungan. Konsumsi The All New Honda BeAT- FI tercatat 58 km/liter atau lebih hemat 30% dibandingkan dengan generasi sebelumnya (metode pengukuran ECE R40) dan mempertahankan posisinya sebagai motor paling irit di kelasnya. Skutik ini juga mampu menekan emisi gas buang secara drastis sehingga mencerminkan komitmen Honda untuk mengaplikasikan teknologi injeksi pada semua produknya sampai akhir tahun 2013. Langkah ini sebagai salah satu upaya perusahaan berkontribusi dalam menciptakan “Langit Biru di Indonesia.” Fitur-Fitur Kenyamanan The All New Honda BeAT- FI dibekali dengan bagasi berukuran 11,2 liter atau lima kali lebih luas dari generasi sebelumnya sehingga memberikan manfaat yang lebih besar untuk digunakan dalam kegiatan sehari-hari. Model ini juga memiliki pijakan kaki yang lebih luas, jok yang lebih lebar dan panjang, serta pijakan kaki pembonceng yang dapat dilipat, sehingga menciptakan posisi berkendara terbaik untuk pengendara dan pembonceng. Dengan tetap mempertahankan ukurannya yang compact, perubahan ini dapat menciptakan kenyamanan berkendara. Terkait fitur-fitur lainnya, model ini tetap dilengkapi standar samping otomatis (Side Stand Switch) di mana mesin tidak dapat dinyalakan apabila dalam posisi turun, serta Brake Lock yang pada model ini lebih mudah dioperasikan yang berfungsi untuk mencegah motor loncat saat dinyalakan. Selain itu, model ini juga dilengkapi fitur unggulan lain seperti pengaman kunci bermagnet (Magnetic Key Shutter) yang efektif mencegah pencurian. Varian Baru Combi Brake System (CBS) AHM juga melengkapi kehadiran The All New Honda BeAT- FI ini dengan menambahkan varian baru yaitu yang sudah mengadopsi sistem pengereman Combi Brake System (CBS) yang berfungsi menambah kepakeman pengereman. Dengan menarik tuas rem kiri, rem belakang dan rem depan dapat berfungsi dengan optimal. Dengan varian ini, The All New Honda BeAT- FI ini memiliki fitur keamanan terbaik di kelasnya. President Director AHM Yusuke Hori mengatakan The All New Honda BeAT- FI merupakan model strategis Honda yang didesain dan dikembangkan untuk pasar motor Indonesia. Dengan kehadirannya, sepeda motor injeksi Honda saat ini bertambah menjadi 8 model. “Model ini merupakan komitmen nyata kami dalam mempersembahkan produk ramah lingkungan untuk masyarakat Indonesia memasuki era injeksi. Sebagai pemimpin pasar, kami berkomitmen untuk terus berupaya menciptakan emisi yang bersih dan kendaraan bermotor yang hemat bahan bakar.”. Executive Vice President Director AHM Johannes Loman menyatakan desain baru dengan mesin handal injeksi 110cc dan fitur-fitur baru pada The All New Honda BeAT- FI ini akan memberikan manfaat dan kebanggaan tersendiri bagi pemiliknya. Model baru ini akan melanjutkan kesuksesan generasi sebelumnya yang telah terbukti diterima dengan baik oleh masyarakat, karena mampu menemani aktifitas sehari-hari melalui ukurannya yang compact, sesuai dengan postur badan rata-rata masyarakat Indonesia serta performa mesinnya yang handal, hemat bahan bakar dan ramah lingkungan. “Komitmen kami dalam menciptakan produk injeksi ramah lingkungan tidak akan berhenti pada peluncuran model ini saja. Kami telah menyiapkan jaringan layanan purna jual yang luas dengan mekanik handal yang siap melayani konsumen setia Honda.” Kondisi Pasar Sepanjang sembilan bulan pertama tahun ini, total penjualan skutik Honda tumbuh signifikan sebesar 24,4% dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu, yaitu dari 1.690.072 unit menjadi 2.101.605 unit. Dengan angka ini AHM berhasil menguasai pangsa pasar 67,1% di pasar motor skutik nasional yang pada periode ini tercatat sebesar 3.129.964 unit. Honda BeAT tercatat menjadi kontributor utama penjualan Honda dengan angka penjualan sebesar 1.042.688 unit atau meningkat 42,4% dibandingkan dengan penjualan periode yang sama tahun lalu sebesar 732.154 unit. Varian dan Harga The All New Honda BeAT- FI dipasarkan mulai bulan Oktober 2012 dengan harga (on the road Jakarta) Rp13,5 juta untuk varian combi brake system, Rp. 12,9 juta untuk varian cast wheel, dan Rp 12,1juta untuk varian spoke wheel. The All New Honda BeAT- FI hadir dalam banyak varian warna untuk memberikan lebih banyak pilihan bagi konsumen. Untuk varian CBS terdapat 5 pilihan warna yaitu Techno White, Hard Rock Black, Electro Red, Trance Blue, dan Samba Orange. Adapun untuk varian Cast Wheel dilengkapi 6 pilihan warnanya adalah Techno White, Hard Rock Black, Electro Red, Groovy Blue, Disco Green, dan Samba Orange. Serta varian Spoke Wheel hadir dengan 3 pilihan warna; Techno White, Hard Rock Black, dan Electro Red. AHM menargetkan The All New Honda BeAT- FI terjual sebanyak 120.000 unit/bulan. Sumber: http://www.astra-honda.com/ 2. Data penjualan motor Yamaha Penjualan sepeda motor nasional yang tergabung dalam Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI), hingga bulan ke 7 tahun ini sudah mencapai angka 4.328.642 unit. Terlihat besar, tapi sebenarnya turun bila dibandingkan tahun lalu yang pada periode sama bisa tembus 4.813.969 unit. Turunnya penjualan sepeda motor ini salah satunya adalah karena kebijakan batas minimum pemberian uang muka oleh lembaga pembiayaan yang jumlahnya ditingkatkan oleh Bank Indonesia, kini minimal ada di angka 20 hingga 25 persen. Bila dirinci tiap merek, Honda masih mendominasi pasar dengan total penjualan 2.447.876 unit. Secara market share juga tetap paling tinggi bila dibandingkan dengan pabrikan lain. Honda menguasai market share hingga 56,55 persen. Sedang Yamaha ada di posisi kedua dengan 34,73 persen. Sedang pada bulan Juli 2012 sendiri, penjualan sepeda motor nasional sedikit meningkat 6,39 persen bila dibandingkan dengan bulan sebelumnya. Juli tercatat 585.658 unit, sedang Juni hanya 550.468 unit. "Karena mau lebaran jadi pasarnya meningkat," analisa Sigit Kumala, ketua bidang komersil AISI. "Meski begitu peningkatannya tidak terlalu signifikan, padahal tahun-tahun sebelumnya bisa mencapai 15 sampai 20 persen," beber pria ramah ini. Hal yang sama diutarakan pihak PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM). ”Naiknya penjualan di bulan Juli karena konsumen bersiap menyambut Lebaran seperti tahun-tahun sebelumnya, selalu ada kenaikan jelang Lebaran,” papar Indra Dwi Sunda, PR Corporate & Communication Head PT YIMM. Hampir semua pabrikan mengalami peningkatan penjualan. Mulai dari Honda, Yamaha juga Suzuki. Sumber: http://motorplus.otomotifnet.com/read/2012/08/08/333517/30/9/Update-Penjualan-Sepeda-Motor-Nasional-7-Bulan-Tembus-43-Juta-Unit 3. Data penjualan motor Suzuki Dalam industri motor di Indonesia, Suzuki memperoleh “potongan kue” pasar sebesar 7,45%. Jumlah ini merupakan pangsa pasar terbesar ketiga di Indonesia setelah Honda dan Yamaha. Berikut pangsa pasar sepeda motor Suzuki berdasarkan kategori. No Pangsa pasar sepeda motor Suzuki berdasarkan kategori 1 Bebek 9,16% 2 Skutik 5,39 3 Sport 5,61%. Penjualan sepeda motor skutik Suzuki memeliki pertumbuhan yang lambat dibandingkan pesaing utamanya. Pertumbuhan sepeda motor skutik saat ini telah mencapai 48,4% pada juni 2010 dan posri terbesar dikuasai oleh Yamaha yang terlebih dahulu meluncurkan MIO dan Honda yang mulai memperluar pasarnya dengan Vario serta Scopy. Bahkan diperkirakan apda 2011 penjualan motor skutik dan bebek mengalami equilibrium permintaan. Hal ini menjadi ancaman bagi Suzuki yang pertumbuhannya tidak secepat pertumbuhan skutik secara nasional. Namun, strategi baik dari Suzuki yang pada tahun 2009 melakukan strategi peningkatan pelayanan dan pengembangan skutik. Penjualan sepeda motor Suzuki sejak tahun 2005 tidak mampu mempertahankan posisinya sebagai pesain kuat Yamaha. Pada tahun 2006 penjualan sepeda motor Suzuki mengalami penurunan yang sangat drastic yakni sebesar 47,97 %. Pertumbuhan penjualan Suzuki jika dibandingkan dengan pertumbuhan nasional adalah sebanding, artinya pada saat pertumbuhan nasional turun maka pertumbuhan penjualan Suzuki juga turun. Namun pertumbuhan negative Suzuki saat pasar nasional tumbuh negative menunjukkan angka yang snagat drastic, yakni pada 2006 dan 2009 dimana Penjualan Suzuki turun drastic dibandingkan dengan penjualan nasional. Penjualan ekspor Suzuki merupakan jumlah ekspor terbesar untuk seluruh produsen sepeda motor di Indonesia. Suzuki mengekspor 24.725 unit sepeda motor pada tahun 2009 dengan saran utama adalh Malaysia dan singapura. Pertumbuhan ekspor sepeda motor di Indonesia juga mulai membaik setelah mencapai titik balik di tahun 2004. Pangsa pasar sepda motor ekspor ini cukup menjajnikan jika melihat data penjualan pada tahun 1998-2002. Dibandingkan pesaing utamanya, Honda dan Yamaha, yang memiliki segmentasi pasar yang jelas (contohnya Yamaha dengan produk-produknya yang tersegmentasi untuk pasar pemuda, wanita, dan lainnya, seperti MIO yang pada awalnya difokuskan untuk wanita), Suzuki dalam hampir keseluruhan produknya tidak tersegmentasi secara jelas, hal ini dapat dirasakan dari promosi mereka yang sasarannya mengambang. Salah satu faktor paling penting dalam industri otomotif adalah ketersediaan bahan bakar minyak dan stabilitas harganya. Pada beberapa tahun belakangan harga minyak dunia cenderung stabil pada level 70-90 US Dollar per barell. Sumber: http://faridakbar2005.wordpress.com/2010/10/27/analisa-strategi-industri-sepeda-motor-suzuki/ 4. Tema Data penjualan motor Honda, Yamaha, dan Suzuki 5. Latar belakang masalah Honda menguasai market share hingga 56,55 persen, sedang Yamaha ada di posisi kedua dengan 34,73 persen, dan Suzuki ad diposisi ketiga sebesar 7,45 persen.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar