Jumat, 12 April 2013

Uang Nasabah Raib, Orang Dalam BCA PI Dicurigai (softskill bahasa indonesia 2)

Johana Susyanti melaporkan BCA Pondok Indah ke polisi karena uangnya Rp 10 juta raib tanpa penjelasan. Kuasa hukum Johana, Sardianto Tambunan, mencurigai keterlibatan pegawai BCA Pondok Indah. "Saya kira ya, patut kita duga ada orang dalam (BCA). Karena kan ini semua by sistem, kalau sampai diambil orang lain dengan menggunakan ATM lain, jadi patut kita duga ada orang-orang yang terlibat di dalam," kata Sardianto usai melapor di Sentra Pelayanan Kepolisian (SPK) Polda Metro Jaya, Kamis (28/2/2013) siang. Meski menduga ada keterlibatan orang dalam, Sardianto menyerahkan proses penyidikan pada pihak kepolisian. Bila perlu direksinya (BCA) bertanggung jawab," ujar Sardianto. Dalam print out buku rekening kliennya, kata Sardianto, terdapat 9 kali penarikan uang yang dilakukan tanpa diketahui kliennya oleh pelaku yang belum diketahui identitasnya. Pihaknya sebelumnya menyebut BCA Pondok Indah membenarkan bahwa uang tersebut ditarik oleh "orang tertentu" menggunakan ATM bank lain, pada salah satu mesin ATM yang ada di Cilandak Town Square. Menurut dia, kliennya sudah meminta penjelasan kepada pihak terlapor untuk meminta kejelasan mengenai kasus itu. Upaya mediasi melalui Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) sudah dilakukan dan pihak YLKI sudah menyurati BCA Pondok Indah. Namun, Sardianto mengatakan, tidak ada itikad baik dari pihak BCA untuk menyelesaikan permasalahan itu. "Kami sudah meminta penjelasan soal kehilangannya. Katanya (BCA) diambil oleh orang tertentu dengan ATM bank lain di ATM Bank Citos (Cilandak Town Square)," ujarnya. Sardianto mengatakan, pihaknya menggunakan pasal tentang penggelapan dalam Undang-Undang Perbankan terhadap pihak terlapor. Ia mengatakan menyerahkan sepenuhnya penyelidikan kasus tersebut kepada pihak kepolisian. Sumber: http://megapolitan.kompas.com/read/2013/02/28/16381258/Uang.Nasabah.Raib.Orang.Dalam.BCA.PI.Dicurigai

Berantas Premanisme, Polisi Butuh Dukungan (softskill bahasa indonesia 2)

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Rikwanto menyatakan pemberantasan preman itu bukan cuma soal penangkapan objek preman saja. Hal itu mesti diiringi penanganan yang sistemik dan kerjasama erat antara penegak hukum, pemerintah daerah, dan masyarakat. Rikwanto di Jakarta, Jumat (12/4), menegaskan jika cuma dilakukan salah stau pihak saja, yang terjadi adalah terus munculnya preman kambuhan ataupun preman generasi baru bak cendawan di musim hujan. "Preman itukan tumbuh terus, selama mereka diberi peluang tumbuh lewat kondisi sosial semacam itu. Kepolisian tetap perangi premanisme, cuma kita tetap minta dukungan, dari Pemerintah Daerah dan masyarakat, supaya mereka kembali ke kehidupan normal," tuturnya. Sayangnya, pembinaan yang dimaksud masih berupa program serupa pemberian nasehat konvensional. Dikatakannya, mereka sekadar didata identitas diri, diminta sidik jari dan fotonya, untuk kemudian dikembalikan kepada masyarakat. Kepolisian, aku Rikwanto, terus melakukan pemantauan terhadap mereka. Padahal, ia menukas, para kaum preman yang tak terbukti melanggar hukum ini mestinya dibina secara lebih komprehensif. Misalnya, diberikan pelatihan ataupun lapangan pekerjaan. Sebab, mayoritas dari mereka terjun ke dunia jalanan akibat tak punya keahlian tertentu untuk bisa berkompetisi secara wajar di Ibu Kota. "Harusnya mereka itu dikembalikan ke Dinas Sosial Pemda. Soalnya ini bisa menjadi penyakit masyarakat," tegas Rikwanto. Sumber: http://www.metrotvnews.com/metronews/read/2013/04/12/5/146191/Berantas-Premanisme-Polisi-Butuh-Dukungan

1 April, Gaji PNS Naik 7 Persen (softskill bahasa indonesia 2)

Ini kabar gembira bagi seluruh Pegawai Negeri Sipil (PNS), khususnya di Provinsi Bengkulu. Pasalnya Pemerintah Provinsi akan merealisasikan pidato Presiden RI Susilo Bambang Yodhoyono pada 17 Agustus 2012 lalu, yang menyebutkan bahwa tahun 2013 ini gaji PNS dinaikkan sebesar 7 persen dari gaji sebelumnya. Kenaikan gaji PNS 7 persen tersebut terhitung sejak 1 Januari lalu, namun baru akan dibayar pada 1 April mendatang, dan pembayarannya dilakukan secara rapel untuk 3 bulan sebelumnya, yakni Januari hingga Maret. “Ya sesuai dengan pidato presiden bahwa gaji PNS naik sebesar 7 persen. Untuk di Provinsi Bengkulu sendiri pembayarannya tergantung lambat atau cepatnya keluar hasil verifikasi APBD 2013, kemungkinan besar akan dibayar mulai 1 April besok,” kata Kepala Dinas Pergubungan, Komunikasi dan Informasi (Dishubkominfo) Provinsi Bengkulu, Drs Eko Agusrianto, kemarin. Menurutnya, kenaikan tersebut tidak hanya dirasakan oleh PNS yang masih aktif, akan tetapi PNS yang sudah pensiun pun akan ikut menikmati kenaikan gaji tersebut. Karena kenaikan gaji berlaku secara menyeluruh termasuk yang sudah memasuki masa pensiun. “Selain PNS yang masih aktif, yang pensiun juga ikut dinaikkan, karena ini mengacu pada peraturan Menteri Keuangan dan berlaku di seluruh Indonesia,” ujarnya. Ia mengungkapkan, kenaikan tambahan tersebut pada dasarnya bukanlah kenaikan gaji, melainkan hanya penyesuaian pendapatan dengan pengeluaran, mengingat harga kebutuhan saat ini terus melambung. Dengan adanya kenaikan tersebut, ia berharap kinerja PSN dapat ditingkatkan. Karena disisi lain pemerintah telah berusaha untuk meningkatkan pendapatan para abdi negara itu. “Harapan kita tentunya adanya peningkatan kinerja PNS itu sendiri, jika sebelumnya masih kurang disiplin, maka dengan adanya kenaikan ini agar semakin disiplin dan dapat menjalankan tugas hingga tuntas,” harapnya. Harapan serupa juga disampaikan anggota fraksi I DPRD Provinsi, Sukman Nery, yang juga meminta PNS untuk bekerja lebih maksimal lagi, terutama yang bersentuhan dan memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat. Sumber: http://bengkuluekspress.com/gaji-pns-naik-7-persen/